Tips Aman Berkendara Saat Musim Hujan

HomeGaya Hidup

Tips Aman Berkendara Saat Musim Hujan

Mulai bulan September hingga Januari atau Februari, biasanya Indonesia memasuki musim hujan. Otomatis bagi Anda yang sering berkendara saat musim hujan begini harus lebih waspada. Hujan deras dapat menyebabkan genangan di mana-mana, bahkan sering pula sampai menyebabkan banjir. Karena banyak jalan yang tergenang air, banyak pengendara mobil yang memaksa menerobos dan ini bisa berbahaya sekali. Kali ini, mari kita bahas mengenai tips aman berkendara saat musim hujan. 

Tips Aman Berkendara Saat Musim Hujan

Saat musim hujan, mobil Anda perlu banyak persiapan. Ini karena mengemudi saat hujan lebih berisiko daripada mengemudi di musim panas. Oleh karena itu, banyak hal yang perlu dilakukan untuk mempersiapkan mobil saat musim hujan agar seluruh komponennya dapat beroperasi secara optimal. Nah berikut penjelasannya.

  • Periksa Aki dan Kaki-kaki Mobil dalam Kondisi Baik

Komponen aki menjadi bagian yang penting dan tidak boleh Anda lewatkan saat musim hujan tiba. Ini karena aki berfungsi seperti wiper seluler, radio, AC, lampu depan, dan lampu belakang. Oleh karena itu, pastikan kondisi aki baik dan bisa bekerja maksimal.

Selain itu, Anda perlu memeriksa kaki-kaki mobil, termasuk ban. Pasalnya di musim hujan, kondisi jalan bisa dikatakan licin. Anda perlu mencermati untuk meminimalisir kecelakaan. Waspadai juga terjadinya aquaplaning atau yang biasa orang sebut juga dengan Hydroplaning. Aquaplaning adalah situasi di mana ban mobil mengambang dan menyebabkan ban mobil seperti terapung atau malah tidak benar-benar menyentuh jalan. Akibatnya, 

Sama seperti ban mobil yang mengemudi di atas air, ban mobil kehilangan traksi penuh di aspal sehingga dapat menyebabkan mobil selip dan terbalik. 

  • Wiper Harus Berfungsi Baik

Fungsi wiper mobil adalah membersihkan air pada kaca depan mobil. Memang terkadang fungsi wiper sepertinya terlihat tidak penting. Namun jika peralatan tersebut rusak maka akan menimbulkan resiko keselamatan dan kenyamanan, apalagi karena hujan menghantam kaca depan maka pandangan pengemudi akan terganggu. Selain itu, wiper mobil yang rusak juga dapat menggores kaca depan mobil sehingga menimbulkan goresan.

Jika ternyata karet wiper mobil sudah aus / rapuh, gantilah dengan karet elastis. Selain menyeka air pada permukaan kaca secara tidak merata, karet yang mengeras juga dapat menyebabkan goresan pada kaca depan. Kalau ini terjadi, maka biaya restorasi cukup mahal sobat. Karena itu, mencegah lebih baik daripada mengobati.

  • Periksa Rem Mobil Secara Berkala

Anda juga perlu memeriksa rem mobil. Ini karena komponen rem harus diperiksa secara rutin selama berkendara untuk memastikan keselamatan. Anda perlu memeriksa apakah bantalan rem perlu diganti. Jika kondisinya sudah tak layak, bahkan mengurangi fungsi pengereman, sebaiknya perlu segera diganti.

  • Kelistrikan dan Lampu-lampu

Listrik di dalam mobil bisa dikatakan sensitif saat terkena air. Karena hal ini akan menyebabkan mobil mengalami korsleting. Untuk menghindari keadaan tersebut sekarang, ada baiknya Anda memeriksa kondisi kabel-kabel pada mesin mobil. Jika sudah terkelupas maka perlu diperbaiki.

Lampu adalah bagian penting untuk membantu penglihatan pengemudi, terutama saat hujan.Oleh karena itu, pastikan semua lampu depan dan belakang dalam kondisi baik. Karena saat hujan deras, jarak pandang yang terbatas menjadikan peran lampu sangat penting bagi pengemudi.

  • Waspada Ketika Melalui Genangan Air di Jalan

Semakin tinggi genangan air, semakin besar risiko mobil rusak. Intinya, air banjir yang akan Anda lewati tidak mendekati atau bahkan lebih tinggi dari intake udara kendaraan. Pertama bersabarlah dan perhatikan mobil lain yang terkena banjir.Jika ada mobil sejenis, alangkah baiknya agar bisa dijadikan referensi. Tentukan rute yang bisa dilalui dan pilih genangan yang paling rendah, untuk mencegah kerusakan terjadi pada mobil.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: